Perbandingan profil kurva berbagai jenis SAE oli mesin

Print Friendly, PDF & Email

 Perbandingan Viskositas SAE Oli mesin

Harus difahami bahwa setiap jenis SAE Oli mesin, kekentalannya sangat dipengaruhi suhu. Bila suhu mesin panas oli mesin -apapun SAE nya- akan menjadi encer. Sebaliknya bila suhu dingin oli mesin akan menjadi kental , bahkan akan membeku untuk suhu -suhu di negara 4 musim. Pengaruh suhu terhadap kekentalan oli mesin berbeda-beda. Untuk oli mesin dengan kode depan SAE rendah seperti SAE 5w, 10w atau 0w memiliki ketahanan terhadap suhu dingin. Atau tidak mudah menjadi kental terhadap suhu dingin . Sebaliknya Yang memiliki  kode 15W atau 20W , akan mudah kental dan beku pada suhu dingin. Untungnya di Indonesia suhu udara relatif tidak berpengaruh pada pemilihan SAE oli mesin. Semua SAE relatif bisa dipakai, namun tentunya harus proporsional dengan desain mesin kendaraan Kita.

Memperjelas  ulasan diatas, dibawah ini grafik yang menggambarkan profil kurva setiap jenis SAE oli mesin, dari mulai SAE kode rendah sampai tinggi. Dari grafik ini terlihat bahwa sesungguhnya perbedaan nyata kekentalan  dari setiap jenis SAE oli mesin hanya terjadi pada suhu-suhu rendah dibawah 40 oC. Tetapi diatas suhu itu,  grafik kekentalan  semua jenis SAE oli mesin menuju ke satu garis lurus. Artinya adalah untuk daerah dengan kondisi suhu seperti di Indonesia -ditambah lagi kondisi macet-SAE oli mesin relatif kental (proporsional dengan desain mesin),  menjadi pilihan  yang ideal.

Sorry, no posts matched your criteria.