{"id":437,"date":"2011-07-16T07:40:07","date_gmt":"2011-07-16T07:40:07","guid":{"rendered":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=437"},"modified":"2011-07-16T07:40:07","modified_gmt":"2011-07-16T07:40:07","slug":"bensin-pake-kapur-barus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=437","title":{"rendered":"Bensin pake kapur barus??"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><h2 style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.591.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-440\" title=\"2011-06-19 15.05.59\" src=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.591-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.591-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.591-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.591-426x320.jpg 426w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><a href=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.04.27.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-439\" title=\"2011-06-19 15.04.27\" src=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.04.27-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.04.27-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.04.27-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.04.27-426x320.jpg 426w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><a href=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/07\/2011-06-19-15.05.59.jpg\"><\/a><\/h2>\n<h2 style=\"text-align: center;\">Pakai kapur barus \u00a0bensin semakin bagus \u00a0??<\/h2>\n<p>Tidak sedikit otomania yang percaya kalau kamfer atau kapur barus \u2013 produk yang biasa dipakai sebagai pengharum dan pengusir serangga\u00a0 dirumah- dapat digunakan sebagai \u201caditif\u201d untuk meningkatkan Angka Oktana , sekaligus menaikkan mutu \u00a0bahan bakar bensin. Tetapi,\u00a0 benarkah kamfer bisa dipakai sebagai peningkat Angka oktana bensin ? Atau ini Cuma mitos?<\/p>\n<p>Bahwa kapur barus bisa menaikkan angka Oktana bensin itu bukanlah mitos !!! Dijaman baheula, benda ini memang biasa dimanfaatkan untuk membantu menaikkan angka Oktana bensin. Kok bisa\u00a0 ? Kapur barus jaman dulu umumnya terbuat dari senyawa Naftalen. Suatu senyawa aromatik yang sebenarnya juga berasal dari minyak bumi. Naftalen memiliki angka Oktana yang tinggi . Artinya kalau naftalen dicampur dalam bensin, pasti akan menaikkan angka oktan bensin tersebut. Jaman dulu penggunaan kapur barus dianggap \u201cmasih bisa ditolerir\u201d, karena angka oktan bensin waktu itu memang relatif rendah dan juga syarat spesifikasi bensin belum seketat sekarang.<\/p>\n<p>\u00a0Lalu sekarang,\u00a0 apa masalahnya ? Apa Cuma itu masalahnya??\u00a0 Tunggu dulu &#8230;<\/p>\n<p>Ini dia nih&#8230;alasannya , kenapa\u00a0 kita sebaiknya tidak boleh mencampur kapur barus ke dalam bensin:<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dulu kapur barus memang bisa membantu menaikkan angka oktan bensin , karena terbuat dari naftalen. Nah masalahnya , sekarang produk kapur barus sudah jarang yang terbuat dari naftalen. Kebanyakan saat ini , terbuat dari Para diklorobenzen. Suatu Senyawa turunan aromatik yang \u00a0lebih beracun dari naftalen . Senyawa ini berpotensi menghasilkan asam korosif yang berbahaya bagi mesin dan juga lingkungan.<\/p>\n<p>\u00a0&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kalaupun kapur barus itu terbuat dari naftalen, sebenarnya juga bisa bermasalah karena bisa mengganggu proses pembakaran bensin itu sendiri.\u00a0 Kapur barus memiliki titik didih 218 C , sementara\u00a0 titik didih bensin\u00a0 umumnya berkisar antara 27-200 C. Bahkan dominan titik didihnya \u00a0dibawah 190 C . Artinya, \u00a0kalau kapur barus ini\u00a0 dicampurkan kedalam bensin , bisa \u00a0berpotensi membentuk residu atau deposit arang pada proses pembakarannya . Selain itu kapur barus memiliki angka Melting Point ( titik leleh ) yang tinggi, yang berefek pada penyumbatan di filter bahan bakar.\u00a0 Lebih jauh penggunaan kapur barus ini, bisa menurunkan power dan meningkatkan emisi gas buang .<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Lebih dari itu,\u00a0 penggunaan senyawa aromatik \u2013apapun itu \u2013 sekarang dibatasi kandungannya dalam bensin. Spesifikasi bensin premium , masih relatif tinggi\u00a0 kandungan aromatiknya. Kalau ditambahkan naftelen , kandungan aromatiknya akan semakin tinggi . Senyawa aromatik meski memiliki Angka Oktan tinggi , dinilai bersfifat karsinogen ,\u00a0 sebagai pembentuk deposit dan penyumbang emisi gas buang berbahaya.<\/p>\n<p>\u00a0Bagaimana &#8230;&#8230;, masih mau coba pake kapur barus???<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pakai kapur barus \u00a0bensin semakin bagus \u00a0??<br \/>\nTidak sedikit otomania yang percaya kalau kamfer atau kapur barus \u2013 produk yang biasa dipakai sebagai pengharum dan pengusir serangga\u00a0 dirumah- dapat digunakan sebagai \u201caditif\u201d untuk meningkatkan Angka Oktana , sekaligus menaikkan mutu \u00a0bahan bakar bensin. Tetapi,\u00a0 benarkah kamfer bisa dipakai sebagai peningkat Angka oktana bensin ? Atau ini &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/437"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=437"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/437\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":441,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/437\/revisions\/441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}