{"id":690,"date":"2025-10-03T11:51:50","date_gmt":"2025-10-03T11:51:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=690"},"modified":"2025-10-06T00:16:51","modified_gmt":"2025-10-06T00:16:51","slug":"heboh-penolakan-pembelian-bensin-spbu-swasta-karena-ada-etanol-ini-kata-peneliti","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=690","title":{"rendered":"Heboh Penolakan pembelian bensin SPBU swasta karena ada etanol!!!"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\">\n<p class=\"has-large-font-size\"><strong>Apa sebenarnya efek etanol dalam bensin?<br>Ini kata Peneliti..!!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>By Muhammad Fuad<br>www.panduanolimesinbbm.com<\/p>\n\n\n\n<p>Etanol sudah lama digunakan sebagai bahan aditif pada bensin. Karena memiliki beberapa sifat fisik seperti bensin, terutama sebagai octane booster , menaikkan angka oktan bensin. Di amerika dan Brasil bahkan sdh dipakai etanol sampai 85 % dalam bensin. Biasa dipakai di kendaraan Flexy fuel .<br>Tapi apa sebenarnya plus minus dan efek sifat karakteristik etanol dalam bensin, ??<br>Berikut fakta-fakta yang perlu diketahui, Versi Peneliti!!<br>1) Etanol Dapat menaikkan angka oktan dalam bensin .Etanol memiliki nilai angka oktan tinggi . Kadar 5% etanol kira2 dapat meaikkan 1,4 point angka oktan. Artinya kalau premium AO 88 + 5% etanol , AO nya naik jadi 89,4. Kalau 3,5% vol. naiknya &lt;1.<\/p>\n\n\n\n<p>2) Etanol dapat Mengurangi emisi gas buang terutama gas CO dan partikulat Hidrokarbon. Hal ini disebabkan , etanol membuat pembakaran jadi lebih sempurna karena penambahan kandungan oksigen dalam bensin. 3,5 % vol etanol mengandung 1,1 % oksigen.<\/p>\n\n\n\n<p>3) Etanol berdampak pada tekanan uap bensin. Nilai tertinggi tekanan uap campuran etanol-bensin ada pada kadar etanol 3-5% E 3-5 % , dengan kenaikkan 10-11%. . Semakin tinggi kadar etanol semakin turun tekanan uapnya. E10 tekanan uapanya dibawah E3,5. Pertalit dan Pertamax maksimum tekanan uapnya 69 kpa.<\/p>\n\n\n\n<p>4) Tekanan uap bensin tidak boleh terlalu tinggi, karena dapat menyebabkan vaporlock. Yakni sumbatan aliran bensin karena banyaknya uap. Makanya tekanan uap harus dibatasi, terutama untuk negara-negara tropis. Bensin tekanan uap tinggi , biasa dipakai saat kondisi bersalju di negara 4 musim. Standar bensin di Indonesia Tekanan uap 69 kpa<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"511\" src=\"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin-1024x511.jpg\" alt=\"\" data-id=\"701\" data-full-url=\"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin.jpg\" data-link=\"https:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?attachment_id=701\" class=\"wp-image-701\" srcset=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin-1024x511.jpg 1024w, http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin-300x150.jpg 300w, http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin-768x383.jpg 768w, http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin-642x320.jpg 642w, http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/tekanan-uap-vs-etanol-bensin-gasolin.jpg 1181w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>Gambar 1: Efek penambahan etanol pada Tekanan uap Bensin<\/strong> <\/p>\n\n\n\n<p>5) Tingginya tekanan uap bisa juga berdampak pada emisi, volatile organic compound. Yaitu emisi uap senyawa volatil bensin ke udara terbuka. Senyawa ini bila bereaksi dengan ozon akan membentuk smog\/ kabut tipis biasa terlihat di kota besar.<\/p>\n\n\n\n<p>6) Kandungan Energi kalor etanol 30% lebih rendah dari bensin murni. Penambahan etanol berdampak pada kenaikkan konsumsi bensin. Untik E10, kenaikkan nya sekitar 3 %. Kalau 3,5% vol. etanol dampaknya tidak signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p>7) Penambahan etanol berdampak pada sifat penguapan distilasi bensin. Sifat distilasi merupakan indikator kinerja dan merepresentasikan smooth tidaknya akselarasi mesin kendaran. Penambahan etanol 3.5 % vol sedikit menggeser nilai sifat penguapan distilasi di angka 5-40% vol penguapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulan<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Tekanan uap etanol sebenarnya rendah. Tapi ketika ditambahkan dalam bensin Tekanan uap bensin menjadi tinggi. Efek Tekanan uap tertinggi campuran etanpl-bensin ada pada kadar Etanol 3,5%-5% (E3,5-5%) , dengan kenaikkan tekanan Uap mencapai sekitar 10-11%. Lebih tinggi dari Tekanan uap E10. &nbsp;<\/li><li>Tekanan uap bensin tidak boleh terlalu tinggi karena dapat menyebabkan vapour lock, &nbsp;sumbatan aliran bensin karena uap.<\/li><li>Adanya etanol kadar 3,5% tidak berpengaruh sigifikan pada sifat fisik lainnya pada bensin.<\/li><\/ul>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sebenarnya efek etanol dalam bensin?Ini kata Peneliti..!!<\/p>\n<p>By Muhammad Fuadwww.panduanolimesinbbm.com<\/p>\n<p>Etanol sudah lama digunakan sebagai bahan aditif pada bensin. Karena memiliki beberapa sifat fisik seperti bensin, terutama sebagai octane booster , menaikkan angka oktan bensin. Di amerika dan Brasil bahkan sdh dipakai etanol sampai 85 % dalam bensin. Biasa dipakai di kendaraan Flexy fuel .Tapi apa &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/690"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=690"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/690\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":703,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/690\/revisions\/703"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}