{"id":480,"date":"2011-08-06T17:28:25","date_gmt":"2011-08-06T17:28:25","guid":{"rendered":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=480"},"modified":"2011-08-06T19:43:56","modified_gmt":"2011-08-06T19:43:56","slug":"ini-dia-nih-fakta-fakta-seputar-kode-sae-oli-mesin","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/?p=480","title":{"rendered":"ini dia nih, Fakta-Fakta seputar Kode SAE Oli Mesin !!!"},"content":{"rendered":"<div class=\"pf-content\"><p><a href=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/08\/kurva_sae_olimesin2.jpg\"><img loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/08\/kurva_sae_olimesin2-300x223.jpg\" alt=\"\" title=\"kurva_sae_olimesin2\" width=\"300\" height=\"223\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-495\" srcset=\"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/08\/kurva_sae_olimesin2-300x223.jpg 300w, http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/wp-content\/uploads\/2011\/08\/kurva_sae_olimesin2.jpg 311w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><br \/>\nKekentalan suatu oli mesin merupakan sifat fisik oli yg cukup penting. Namun terkadang masih banyak Otomania salah mengartikan kekentalan\/SAE suatu oli mesin . Bahkan tdk jarang  mitosnya lebih menonjol ketimbang faktanya!!<br \/>\nSalah satu fungsi utama oli mesin adalah untuk mengurangi keausan yang disebabkan adanya gesekan atau friksi antar dua komponen mesin yang bergerak. Makin kecil gaya gesek pada mesin, maka pelumasan semakin baik dan keausan semakin kecil.<\/p>\n<p>Hal-hal yang perlu difahami tentang kode  kekentalan\/SAE oli mesin, antara lain;<\/p>\n<p>&#8211;\tKekentalan\/SAE suatu oli mesin bukanlah ukuran mutu suatu oli. SAE hanyalah sebagai pembeda atau kelas2 suatu oli mesin berdasarkan tingkat sifat kekentalannya .<\/p>\n<p>&#8211;\tSAE rendah (encer) tidak identik dengan mutu yg lebih baik dibandingkan yg kental. Demikian pula sebaliknya.<\/p>\n<p>&#8211;\tOli mesin encer relatif efisien dalam pemakaian BBM, namun relatif rendah  pada perlindungan mesin . Demikian sebaliknya.<\/p>\n<p>&#8211;\tEncer tidaknya suatu oli mesin sangat relatif. Untuk mobil-mobil modern dengan sistem kendali  mesin otomatik (seperti VTEC, VVTi dsb.) dan  jenis mobil-mobil sedan, Oli SAE 10w40 mungkin dapat dianggap oli mesin relatif kental. Tetapi untuk mobil-mobil lawas dan minibus, oli jenis itu terbilang encer .<\/p>\n<p>&#8211;\tMakna sesungguhnya dari kode SAE suatu oli mesin bukanlah sekedar encer atau kental, tetapi lebih berkaitan pada kemampuan oli tsb. dalam beradaptasi pada kondisi suhu rendah dan tinggi.<br \/>\nMis: Kode SAE 20W50, makna dibalik kode ini sebenarnya, suatu oli yg memiliki kemampuan (telah lulus uji) distarter pada suhu (minus) -10 \uf0b0C dan bisa dialirkan di dalam mesin sampai suhu -20 \uf0b0C dan memiliki batasan kekentalan tertentu  pada suhu tinggi dan shear Rate tinggi (150 \uf0b0C) .<br \/>\nUntuk SAE 10W40 , lulus uji starter -25 \uf0b0C dan uji alir  sampai \u2013 30 \uf0b0C  dan juga memiliki batasan kekentalan tertentu  pada suhu tinggi dan shear Rate tinggi (150 \uf0b0C) .<br \/>\nSemakin kecil angka SAE dengan Huruf W semakin dingin suhu ujinya, dst.<\/p>\n<p>&#8211;\tOli mesin yang paling  umum dipakai untuk kendaraan  di negara Eropa\/Amerika (negara dengan musim salju) adalah SAE 10W30 dan 5W30. Disini faktor pertimbangannya lebih pada kondisi iklim\/suhu di negara, tsb. Kalau memakai oli, mis. SAE 20W50 , kemungkinan mobil sulit distarter, karena  jenis oli tsb. bisa membeku pada kondisi dingin\/bersalju .<\/p>\n<p>&#8211;\tUntuk Di Indonesia, sejatinya, menurut lembaga API berapapun kode SAE bisa dipakai. Umumnya untuk iklim di Indonesia tingkat SAE 20W50 dan 10W40 bisa menjadi pilihan. Namun untuk performa\/kinerja mesin-mesin modern, oli-oli  lebih  encer menjadi layak dipertimbangkan.<\/p>\n<p>&#8211;\tHasil pengujian pada berbagai tingkat kekentalan (SAE) oli mesin, menunjukkan  bahwa tingkat kekentalan oli hanyalah salah satu  faktor yang  menentukan pada besarnya gaya gesek atau pada optimalnya perlindungan mesin kendaraan. Besar-kecilnya Gaya gesek atau ausnya mesin juga  dipengaruhi oleh kandungan senyawa\/bahan (formula) yang ada pada oli tsb (baca : aditif). Artinya, SAE 20W50  bisa jadi memiliki gaya friksi (gesek) lebih kecil dibandingkan tingkat  SAE 5W50, bila formula aditifnya lebih baik dari SAE 5W50.<\/p>\n<p>&#8211;\tTingkat kekentalan (SAE) sesuai rekomendasi buku manual kendaraan, pada  umumnya cocok untuk mesin kendaraan yang relatif mulus. Sedangkan mesin yang sudah berumur, akan lebih bijak untuk memakai SAE lebih tinggi lagi. Kalaupun tetap ingin memakai oli mesin sesuai rekomendasi buku manual, masa pemakaian oli, mesti diperhatikan. <\/p>\n<p>&#8211;\tMesti diingat , bahwa   Kode SAE , bukan cuma sekadar  beda kekentalan semata Beda kode SAE beda pula komposisi kimia suatu oli mesin. Beda formulasi oli mesin, jelas, akan beda pula kegunaan dan kinerjanya dalam  mesin. Nah hal yang satu ini , biasanya tidak banyak yang  memperhatikan .<br \/>\nUntuk oli mesin  kode SAE 20W50 misalnya,  mengandung aditif Peningkat  angka Viskositas Indeks (VI), lebih sedikit ketimbang kode SAE 10W40 ataupun 10W30. Aditif PVI  merupakan senyawa kimia rantai panjang (polimer),  yang ditambahkan dalam oli mesin agar oli  tersebut tidak mudah encer meski  ada pengaruh suhu tinggi dalam mesin. Namun aditif ini memiliki kelemahan  yakni relatif  sensitif dan mudah pecah rantai molekulnya pada kondisi  gesekan dan stress tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi  pada jenis mesin-mesin motor bebek nonskutik, -yang menggabungkan sistem pelumasan mesin dan transmisi ataupun kondisi tekanan tinggi pada mesin disel.  Jadi  sebenarnya, semakin banyak kandungan aditif ini  dalam oli, semakin besar kemungkinan oli tersebut ini mudah menjadi encer  karena pengaruh  kondisi mesin diatas tadi. <\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kekentalan suatu oli mesin merupakan sifat fisik oli yg cukup penting. Namun terkadang masih banyak Otomania salah mengartikan kekentalan\/SAE suatu oli mesin . Bahkan tdk jarang  mitosnya lebih menonjol ketimbang faktanya!!<br \/>\nSalah satu fungsi utama oli mesin adalah untuk mengurangi keausan yang disebabkan adanya gesekan atau friksi antar dua komponen mesin yang bergerak. Makin kecil &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/480"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=480"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/480\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":497,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/480\/revisions\/497"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.panduanolimesinbbm.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}