TANYA JAWAB

June 18, 201183 Comments

img

 
 
 
 
 
 
Kirim Pertanyaan Anda
 
[contact-form 5 “Form Tanya Jawab”]
 
TANYA JAWAB:

From: First NameOkto Fiendi [mailto:nusantara_pelumas@yahoo.com]
Sent: Saturday, December 08, 2007 11:17 AM
To: Muhammad Fuad
Subject: help

 
Pak Fuad, sy Endi dari padang?bbpa waktu yg lalu beli buku bp ttg
oli,bisnis yg sdg geluti. Sy mhn bantuan bpk akan pertenyaan ini; mana
yg lbh pas olinya ut mbl kjg efi 2000: fastron …

continue reading »

img

 

Testimoni pembeli buku:
Haryadi Hidayat (Tabloid Otomotif)
On Mon, 1/5/09, Haryadi Hidayat <iday_oto@yahoo.com> wrote:
From: Haryadi Hidayat <iday_oto@yahoo.com>
Subject: Terima Kasih
To: "fuad muhammad" <mfuad1st@yahoo.com>
Date: Monday, January 5, 2009, 11:24 AM
Terima kasih banyak Pak Fuad atas jawabannya.
Jawaban Bapak ternyata 'menyadarkan' pemahaman saya tentang pelumas yang selama ini juga banyak salah, hehehe..
Kebetulan saya juga tengah memegang buku Bapak 'Pilih Oli …

continue reading »

img

 Perbandingan Viskositas SAE Oli mesin
Harus difahami bahwa setiap jenis SAE Oli mesin, kekentalannya sangat dipengaruhi suhu. Bila suhu mesin panas oli mesin -apapun SAE nya- akan menjadi encer. Sebaliknya bila suhu dingin oli mesin akan menjadi kental , bahkan akan membeku untuk suhu -suhu di negara 4 musim. Pengaruh suhu terhadap kekentalan oli mesin berbeda-beda. …

continue reading »

img

KLIK_Tabel jenis-SAE vs jenis Mobil.pdf
– Untuk kendaraan jenis Sedan,- apalagi yang sudah memakai Engine Management System -EMS( sistem pengaturan  bahan bakar dan  mesin kendaraan secara elektronik dan terpadu seperti VVTi, VTEC dsb ), multivalve, DOHC, supercharge, turbocharge,  lebih pas  memakai oli mesin yang relatif encer. Kenapa? Oli encer lebih mampu beradaptasi sesuai dengan desain dan …

continue reading »

img

Oli mesin palsu, saat ini sudah sulit dibedakan lagi dengan yang asli. Para pengoplos rupanya semakin kreatif dan belajar banyak dalam menyiasati oli mesin agar terlihat semakin “asli”. Jangankan konsumen, yang dilaboratorium-pun bisa dibuat terkecoh dengan hasil oli oplosan. Para pengoplos kini tidak lagi memakai oli bekas sebagai bahan campurannya. Tetapi mereka kini memakai “oli …

continue reading »

 
 
 Oli mesin yang beredar dipasaran  yang sudah memiliki kode  API ataupun SAE, misalnya API SJ atau SAE 10W40 dan sebagainya , sudah memiliki kandungan aditif yang memadai sesuai standar yang ditetapkan badan dunia yang berkompeten di bidang oli mesin seperti  organisasi API (American Petroleum Institute) ,  SAE (Society Automotive EngineerS),   ILSAC, ACEA dan sebagainya.  Oleh …

continue reading »

img

”Mesti difahami bahwa  klasifikasi API tinggi , tidak otomatis diartikan mutunya selalu bagus dan cocok bila dipakai pada semua jenis mesin kendaraan.  faktor kecocokan mesin yang dipakai sesuai rekomendasi pabrikan lebih menentukan kinerja oli mesin tersebut…”
 

 Mesti difahami bahwa klasifikasi API tinggi , tidak otomatis diartikan mutunya selalu bagus dan cocok bila dipakai pada semua jenis mesin kendaraan. …

continue reading »

img

Jarang terjadi adanya “ketidakcocokan”, misalnya oli menjadi kental, pada pencampuran oli mesin berbeda merk. Karena pada umumnya bahan dasar oli  yang dipakai larut secara baik, baik  itu sintetis ataupun mineral. Kecuali  oli berbahan dasar Polialkilena glikol (PAG), memang sebaiknya tidak dicampur dengan jenis oli lainnya.
Namun, hal ini pun tidak perlu dicemaskan karena senyawa PAG  biasanya …

continue reading »

img

Banyak orang awam  beranggapan bahwa menurunnya mutu oli di dalam mesin kendaraan, lebih dominan disebabkan oleh faktor tekanan dan gesekan piston dalam mesin  kendaraan . Padahal kondisi mutu oli dalam  mesin kendaraan tidak hanya dipengaruhi faktor diatas. Ada faktor lain yang mesti diperhatikan,  yang ikut berpengaruh  pada mutu oli dalam mesin , yaitu:   faktor cara …

continue reading »

img

”… oli mesin yang pas untuk jenis motor buatan Jepang adalah utamanya memiliki kode JASO MA/MA2 dan idealnya tidak mengandung aditif friksi modifier (FM) dan tinggi kandungan aditif Zn dan pospor. Formulasi ini biasanya ada pada Klasifikasi API yang tidak terlalu tinggi seperti SG atau SH. Tetapi, kelas API yang lebih tinggi dapat juga dipakai, …

continue reading »

img

” Oli di dalam mesin kendaraan ,kalau tidak dijalankan ,umumnya masih “tahan” kira-kira sampai 3-6 bulan. Tergantung dari mutu/merk oli mesin dan kondisi kendaraan .Bila oli mesin masih dalam botol bersegel dan masih tertutup rapat, dan disimpan pada kondisi lingkungan dan suhu ideal, oli mesin umumnya masih dianggap aman dipakai dan tahan …

continue reading »

img

 
 
“Secara umum , untuk kendaraan dengan “jam terbang” tinggi, kondisi mesinnya masih bisa dikatakan “wajar”, bila konsumsi olinya tidak lebih dari 1 liter untuk setiap jarak tempuh sekitar 2000-an Km. Pabrikan Ford, memberi batasan , mobil dengan konsumsi kira-kira 1 liter untuk setiap 1500 km masih dalam batas kewajaran (bisa diterima). Namun Pabrikan General Motor, …

continue reading »

img

…. masalah perbedaan kedua oli ini, hanya menyangkut sudut pandang atau tingkat pemahaman kita tentang oli mesin. Kalau Anda ingin oli mesin dengan efektivitas pemakaian yang jauh, pakailah oli mesin jenis sintetis, namun tentu konsekwensinya harganya lebih mahal. Sebaliknya, kalau pakai jenis oli mineral meskipun murah ya, konsekwesinya lebih pendek masa pemakaiannya. Bagaimana dengan mutunya? …

continue reading »

Page 3 of 4«1234»