Heboh Penolakan pembelian bensin SPBU swasta karena ada etanol!!!
Posted in October 3rd, 2025 by admin-14/06-011 | Filed under BBM | Comments (0)
Apa sebenarnya efek etanol dalam bensin?
Ini kata Peneliti..!!
By Muhammad Fuad
www.panduanolimesinbbm.com
Etanol sudah lama digunakan sebagai bahan aditif pada bensin. Karena memiliki beberapa sifat fisik seperti bensin, terutama sebagai octane booster , menaikkan angka oktan bensin. Di amerika dan Brasil bahkan sdh dipakai etanol sampai 85 % dalam bensin. Biasa dipakai di kendaraan Flexy fuel .
Tapi apa sebenarnya plus minus dan efek sifat karakteristik etanol dalam bensin, ??
Berikut fakta-fakta yang perlu diketahui, Versi Peneliti!!
1) Etanol Dapat menaikkan angka oktan dalam bensin .Etanol memiliki nilai angka oktan tinggi . Kadar 5% etanol kira2 dapat meaikkan 1,4 point angka oktan. Artinya kalau premium AO 88 + 5% etanol , AO nya naik jadi 89,4. Kalau 3,5% vol. naiknya <1.
2) Etanol dapat Mengurangi emisi gas buang terutama gas CO dan partikulat Hidrokarbon. Hal ini disebabkan , etanol membuat pembakaran jadi lebih sempurna karena penambahan kandungan oksigen dalam bensin. 3,5 % vol etanol mengandung 1,1 % oksigen.
3) Etanol berdampak pada tekanan uap bensin. Nilai tertinggi tekanan uap campuran etanol-bensin ada pada kadar etanol 3-5% E 3-5 % , dengan kenaikkan 10-11%. . Semakin tinggi kadar etanol semakin turun tekanan uapnya. E10 tekanan uapanya dibawah E3,5. Pertalit dan Pertamax maksimum tekanan uapnya 69 kpa.
4) Tekanan uap bensin tidak boleh terlalu tinggi, karena dapat menyebabkan vaporlock. Yakni sumbatan aliran bensin karena banyaknya uap. Makanya tekanan uap harus dibatasi, terutama untuk negara-negara tropis. Bensin tekanan uap tinggi , biasa dipakai saat kondisi bersalju di negara 4 musim. Standar bensin di Indonesia Tekanan uap 69 kpa
Gambar 1: Efek penambahan etanol pada Tekanan uap Bensin
5) Tingginya tekanan uap bisa juga berdampak pada emisi, volatile organic compound. Yaitu emisi uap senyawa volatil bensin ke udara terbuka. Senyawa ini bila bereaksi dengan ozon akan membentuk smog/ kabut tipis biasa terlihat di kota besar.
6) Kandungan Energi kalor etanol 30% lebih rendah dari bensin murni. Penambahan etanol berdampak pada kenaikkan konsumsi bensin. Untik E10, kenaikkan nya sekitar 3 %. Kalau 3,5% vol. etanol dampaknya tidak signifikan.
7) Penambahan etanol berdampak pada sifat penguapan distilasi bensin. Sifat distilasi merupakan indikator kinerja dan merepresentasikan smooth tidaknya akselarasi mesin kendaran. Penambahan etanol 3.5 % vol sedikit menggeser nilai sifat penguapan distilasi di angka 5-40% vol penguapan.
Kesimpulan
- Tekanan uap etanol sebenarnya rendah. Tapi ketika ditambahkan dalam bensin Tekanan uap bensin menjadi tinggi. Efek Tekanan uap tertinggi campuran etanpl-bensin ada pada kadar Etanol 3,5%-5% (E3,5-5%) , dengan kenaikkan tekanan Uap mencapai sekitar 10-11%. Lebih tinggi dari Tekanan uap E10.
- Tekanan uap bensin tidak boleh terlalu tinggi karena dapat menyebabkan vapour lock, sumbatan aliran bensin karena uap.
- Adanya etanol kadar 3,5% tidak berpengaruh sigifikan pada sifat fisik lainnya pada bensin.



















